Miris Korban Bencana Badai Siklon Tropis Seroja Di Desa Waisika Kabupaten Alor Belum Dapat Bantuan Perumahan

oleh -56 views

Mahensa-Express.Com-Alor, Warga Alor yang Terdampak Siklon Seroja hingga saat ini belum mendapatkan bantuan perumahan khusus untuk masyarakat terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Desa Waisika, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Masyarakat di Desa Waisika merasa heran karena sejak Tahun 2021 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah membangun ratusan unit rumah di Kecamatan Pantar Timur dan Kecamatan Pantar Tengah lokasi bencana badai Siklon Tropis Seroja lainnya di Kabupaten Alor.

Imanuel Laupai, salah satu tokoh masyarakat yang juga korban bencana badai Siklon Tropis Seroja kepada, Mahensa-Express.Com di Desa Waisika, Jumat (13/05/2022) mengatakan pembangunan bantuan perumahan khusus untuk masyarakat terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja merupakan upaya Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja di Provinsi Nusa NTT yang tersebar di beberapa kecamatan di Alor tapi mengapa bantuan perumahan untuk masyarakat di Desa Waisika sampai saat ini belum di bangun.

Menurut, Imanuel Laupai, paskah bencana badai Siklon Tropis Seroja
ada banyak instansi pemerintah yang turun dan melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana badai Siklon Tropis Seroja seperti, Kementerian PUPR, Dianas PUPR Provinsi NTT dan Kabupaten Alor, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT dan Kabupaten Alor serta kementerian dan Dinas instansi terkait telah mengunjungi lokasi bencana di Dusun 1, RW 02, RT 03 dan RT 04 di Desa Waisika tapi hingga saat ini belum ada bantuan perumahan untuk warga terdampak badai Siklon Tropis Seroja.

Dikatakan warga terdampak bencana sudah dengar langsung pernyataan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Kompas TV Sabtu (10/4/2021) bahwa pemerintah akan memberikan bantuan senilai Rp. 50 juta kepada masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat bencana. “Bantuan diberikan kepada warga yang tidak direlokasi dari rumah mereka akibat daerah atau kawasan rumahnya tidak masuk dalam zona merah bencana alam. Bagi warga yang rumahnya rusak berat akan mendapatkan bantuan Rp.50 Juta, warga yang rumahnya mengalami rusak sedang akan mendapatkan bantuan senilai Rp.25 juta, dan yang rusak ringan akan mendapatkan bantuan senilai Rp10 juta. “Ini kami dengar langsung di Kompas TV bahwa masyarakat terdampak akan mendapat uang tunai, tapi hingga saat ini tidak ada sentuhan bantuan seperti yang disampaikan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, “ucap, Imanuel Laupai.

Dia mengatakan dampak bencana badai Siklon Tropis Seroja juga berdampak pada rumah kediamannya mengalami rusak berat. “Banyak orang sudah turun foto berulang- ulang tapi hasilnya juga hanya foto-foto. Lanjutnya hingga Bulan February 2022 ada orang yang mengambil gambar bangun terdampak bencana dengan HP Android, ketika kami tanya asal instansi, orang-orang tersebut mengatakan bahwa mereka adalah pihak ke tiga.

“Menurut kami, sepertinya pemerintah tidak percaya bahwa pada saat bencana badai Siklon Tropis banjir Desa Waisika bukan merupakan salah satu desa yang terkena langsung dampak bencana sehingga sampai saat ini pemerintah belum bantu kami. Kami masih cari siapa orang yang bisa membantu mendengarkan keluh kesah kami. Pihaknya merasa aneh karena pemerintah sudah bangun rumah untuk warga korban bencana badai Siklon Tropis dan banjir di tempat-tempat yang terdampak seroja seperti di Kecamatan Pantar Timur dan Kecamatan Pantar Tebgah tapi di Desa Waisika pemerintah jangankan bangun rumah untuk salurkan uang sesuai dengan spesifikasi kerusakan rumah seperti yang di sampaikan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi juga tidak ada, hal inilah yang menjadi keheranan kami.
“Apakah kami bukan bagian dari masyarakat Kabupaten Alor yang mengalami musibah badai dan banjir seroja?siapa yang harus menolong kami, kalau Pemda Alor, Pemprop dan Pemerintah Pusat tutup mata dengan penderitaan kami,”ucap, Laupai dengan nada kecewa.

Senada dengan, imanuel Laupai
Ketua RW 2 Dusun 1 Desa Waisika, Semuel Samoy kepada Mahensa -Express.Com mengatakan ada 80 KK di RW 02 Desa Waisika Kecamatan Alor Timur Laut (ATL) yang mendapat dampak langsung bencana badai Siklon Tropis Seroja. Selain 80 KK, Bangunan, Paud Kasih Sayang Ibu dan Lokasi Gereja GMIT Imanuel Kamangpu juga mengalami rusak berat,sehingga apabila kedepan pemerintah perhatikan perumahan masyarakat maka tolong perhatikan juga sekolah dan gereja. Hampir semua material untuk pembangunan gedung gereja terbawa banjir dan gudang gereja rusak total.
Dia berharap pemerintah segera perhatikan keluhan warga yang terdampak, sebab hampir semua warga terdampak Badai Siklon Seroja di Alor pemerintah sudah bangun perumahan layak huni untuk mereka tapi mengapa warga di Desa Waisika yang terdampak pemerintah, tidak bangun perumahan untuk mereka,”ujar Semuel Samoy.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.