Kunker di SMA Negeri Kolana ini Temuan Komisi I DPRD Alor

oleh -881 views

Mahensa-Express.Com,Alor Timur, Kunker ke Kecamatan Alor Timur, Komisi I DPRD Meninjau SMA Negeri Kolana. Dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Alor Timur, Selasa (09/03/2021) Komisi I DPRD Alor menemukan Gedung SMA Negeri Kolana dalam kondisi darurat. Sesuai pantauan Mahensa-Express.Com di Kolana Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor Provinsi NTT Komisi I yang dipimpin langsung Ketua Komisi, Dony Menase Mooy,S.Pd dan Wakil Ketua DPRD Alor,Sulaiman Sings,SH mendapati SMA Negeri Kolana yang di buka oleh pemerintah Provinsi NTT sejak Tahun 2016 gedung untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang saat ini berdiri di lahan SD Negeri Kanaumana bangunannya masih darurat. Kunker di SMA Negeri Kolana yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Dony M. Mooy diikuti oleh, Wakil Ketua DPRD Alor dan beberapa Anggota Komisi I seperti, Saifullah D.Mamala,Lazanus Mapada,
Alexander dan Zabdi Adisoni Magang Sau.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor, Sulaiman Sings,SH kepada Mahensa-Expres.Com mengatakan Komisi 1 DPRD Kabupaten Alor pada, Selasa 9 Maret 2021 dalam rangka Kunjungan Kerja
(Kunker) di Kecamatan Alor Timur, dalam rangka fungsi pengawasan hasil-hasil pembangunan. Dikatakan Komisi I tiba di Kolana dan sebelumnya Komisi I sudah mendengar masukan dari masyarakat bahwa ada sekolah SMA Negeri Kolana yang dari sisi kewenangan memang bukan kewenagan pemerintah kabupaten tetapi berada di wilayah Kabupaten Alor maka kami berkesempatan melihat langsung.

Dijelaskan, SMA Negeri Kolana dipimpin oleh, Ibu Siti Nur Aini Syaban,S.Si,MPd yang adalah juara karya ilmiah tingkat nasional, sehingga dewan tertarik untuk mendatangi SMA Negeri Kolana tapi kebetulan komisi tidak sempat bertemu langsung dengan ibu kepala sekolah.

Lanjutnya,SMA Negeri Kolana baru berdiri pada tahun 2016, walaupun baru berdiri 4 tahun tapi sekolah ini punya siswa dan pendidik yang menpunyai integritas namun bangunan sekolahnya masih berupa bangunan darurat, sehingga kami mencoba untuk memetakan persoalannya dan ternyata masyarkat di sini turut berperan aktif serahkan lahan yang cukup memadai untuk pembangunan gedung sekolah yang layak.

Hasil temuan Kunker ini akan komisi sampaikan kepada pemerintah provonsi NTT untuk bisa secepatnya, minimal pada tahun 2022 dapat direalisasikannya bangunan yang layak untuk aktifitas belajar di SMA Negeri Kolana.
Apalagi masyarakat telah menyerahkan tanah secara sukarela sebagai lokasi pembangunan sekolah. Sulaiman Sings berharap niat baik masyarakat ini harusnya direspon baik oleh pemerintah Provinsi NTT karena sekolah ini letaknya berada di perbatasan negara sehingga minimal harus mendapat atensi dari Pemerintah Provinsi NTT,”ucapnya.

Senada dengan Waket DPRD Alor, Anggota Komisi I, Zabdi Adisoni Magang Sau mengatakan perlu ada pembangunan gedung baru untuk peningkatan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).Terkait dengan pembangunan SMA Negeri Kolana karena masyarakat pendukung telah mempersiapkan lokasi yang memenuhi standar pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) sehingga dia berharap pemerintah provinsi dalam hal ini OPD terkait agar segera merespon positif niat baik masyarakat,”ujarnya.(**)

No More Posts Available.

No more pages to load.